Kamis, 03 April 2014

9 Tanda Bahwa Anda Harus Move On dari Pasangan Anda

LEMON ! LET'S MOVE ON !!!!


Penderitaan lebih banyak dari kebahagiaan

pasangan terbaik yg kamu kenal pasti pernah beradu argumen dan terlibat pertengkaran.
Tapi jika hal-hal buruk lebih sering kamu dapatkan dari memori indah, akan cukup sulit untuk mempertahankan hubungan. Inilah saatnya untuk memikirkan apakah kamu harus bertahan atau tidak.

Masalah yang sama selalu terulang

Ketidakcocokan yang terus terjadi selama relationship berlangsung bisa menjadi alasan utama untuk mengakhiri sebuah hubungan. Perdebatan panjang yang terus terjadi menjadi tanda bahwa Anda harus pergi.

Anda hidup dalam naungan masa lalu

Jika masa lalu menjadi satu-satunya faktor yang membuat kamu bertahan dengan pasangan, mungkin sudah waktunya untuk move on. Menggunakan memori masa lalu untuk memperbaiki sebuah hubungan memang bisa diterima. Namun menjadikan masa lalu sebagai alasan utama untuk bertahan bukanlah hal yang baik.

Pasangan Anda tidak terlihat berusaha

Mungkin saja kamu telah memberikan segalanya, namun tidak ada gunanya jika dia tidak berminat untuk melakukan hal yang sama. Kedua belah pihak harus sama-sama berusaha. Terimalah kenyataan, bahwa apa yang dilakukan pasanganmu menjadi tanda bahwa sudah saatnya untuk menyerah.

Pasangan Anda mengharapkan perubahan dari Anda saja

Akan sangat sukar untuk memperbaiki sebuah hubungan jika pasanganmu merasa bahwa dia adalah sosok sempurna yang merasa tidak pernah berbuat kesalahan. Kamu selalu disalahkan atas hal-hal buruk yang terjadi dalam hubungan. Perubahan adalah hal yang baik, namun harus dilakukan oleh kedua belah pihak.

Semuanya terasa hambar

Honesty is the best policy, even though the truth often hurts. But remember, the truth will set u free. Plus, ur partner deserves better.

Tujuan Anda berdua berbeda jauh

Setiap pasangan wajib memiliki life goals yang sama, terutama ketika sebuah hubungan menuju ke arah serius. Kebersamaan tentu saja akan terasa sia-sia jika pasanganmu bukanlah tipe orang yang menginginkan pernikahan misalnya, berbanding terbalik dengan kamu yang menganggap pernikahan sebagai salah satu tujuan penting yang harus dicapai.

Anda tidak lagi excited untuk bertemu dengannya

Now u've to decide. Ingatlah satu hal jika bertahan tidak lagi menjadi hal yang masuk akal, let it go.


Disunting dari : Yahoo Indonesia

Tidak ada komentar:

Posting Komentar